- Perkembangan online journalism secara global dimulai dari sejak berkembangnya teknologi informasi, terutama di bidang koputer dan internet. Keberadaan teknologi ini memunculkan suatu era baru yaitu era digitalisasi. Bersamaan dengan trend ini dunia komunikasi massa sendiri mengalami perubahan dalam proses penyebaran informasi. Dalam kondisi tersebut masyarakat dikondisikan untuk selalu mengharapkan berita dan informasi paling actual dan cepat. Oleh karena itu, media massa online menjadi alternative baru bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi yang cepat dan akurat. Sehingga jumlah media massa yang berkolaborasi dengan teknologi web meningkat. Hal ini dikarenakan teknologi web merupakan medium yang dapat memuaskan kebutuhan khalayak akan informasi yang cepat. Selain dapat memuaskan kebutuhan kahlayak akan informasi yang cepat dan akurat, web juga mampu menyediakan sejumlah variasi informasi yang dapat dipilih oleh khalayak dengan sendirinya. Hal ini perkuat dengan hasil American Journalist Review yang menunjukkan pada tahun 1994 di seluruh dunia hanya 20 surat kabar yang memiliki website. Namun, jumlah itu meningkat drastis. Dalam waktu kurang dari lima tahun telah tercatat kurang lebih 5000 surat kabar telah memiliki website. Hal yang sama juga dialami media televisi dan majalah.
Saat ini trend online media telah membaur dalam kehidupan masyarakat dunia. Dengan adanya media online dunia seolah menjadi satu kampung atau yang biasa di sebut global village. Masyarakat di belahan dunia manapun bisa mendapatkan informasi mengenai peristiwa yang terjadi di berbagai sudut dunia.
Sebenarnya online jurnalisme dan media cetak hampir sama, keduanya melaporkan berita dan informasi dalam bentuk tulisan. Namun, keadaan dunia saat ini yang didominasi oleh kecanggihan teknologi membuat masyarakat bisa mengakses informasi dan berita dari manapun dan kapanpun bahkan secara gratis. Jadi hal di atas inilah yang menyebabkan pergeseran bisnis cetak ke online journalism Media massa tidak bisa lagi hanya mengandalkan medium tradisional dalam mendistribusikan informasi, melainkan harus mampu menggunakan teknologi digital untuk mengirimkan informasi terkini melalui internet, satellite, dan perangkat digital lainnya kepada khalayak dunia. Bisnis cetak sendiri sekarang merambah dunia online journalism dengan membuat versi online dari media cetak yang mereka produksi.
Online journalism mendorong munculnya citizen journalism. Mengapa? Ini dikarenakan setiap orang yang bisa mengakses internet bisa bebas memberikan dan berita informasi sebagai kontribusi mereka dalam dunia jurnalistik. Apalagi sekarang banyak terdapat blog-blog gratis, dimana setiap blogger dapat menulis, mengedit dan menyebarkan informasi seperti layaknya seorang jurnalis professional. Berarti online journalism mendukung adanya kebebasan pers di setiap Negara. Setiap orang bisa menjadi jurnalis yang melayani kebutuhan public akan informasi secara local maupun internasional.
SUMBER :
Craig, Richard. Online Journalism : Reporting, Writing, and Editing for New Media. Canada : Thomson Wadsworth, 2005.
Pavlick, John V, & Shawn McIntosh. Converging Media : An Introduction to Mass Communication. United States of America : Pearson Education, Inc, 2004.
2.Unique Visitor
Unique visitor adalah statistic yang mejelaskan lalu lintas sebuah website. Cara lalu lintas itu bekerja yaitu dengan cara menghitung setiap pengunjung yang datang hanya dalam satu waktu. Jadi apabila anda membuka sebuah website berkali-kali dalam sehri, anda hanya dihitung mengunjungi website itu sekali.
Statistik ini dipakai sebagai alat para penerbit dan pemasang iklan untuk melihat berapa jumlah pengunjung yang melihat situs itu. Dengan cara itu, para pemasang iklan dan penerbit mengetahui apakah situs tersebut diminati atau tidak atau pantas atau tidak untuk dipasangai iklan (dengan melihat jumlah pengunjungnya).
Jumlah rata-rata pengunjung di dalam situs biasa dikenal dengan “frekuensi” di media lain.
Untuk menghitung jumlah pengunjung secara akurat bisa dilakukan dengan dua cara:
1. Dengan memperbolehkan semua pengunjung untuk masuk ke dalam sebuah situs. Dengan itu, situs akan merekam data setiap kedatangan mereka.
2. Dengan menempatkan “cookie” di setiap computer pengunjung. Data cookie tersebut digunakan situs sebagai database pengunjung. Situs akan memeriksa “cookie” di computer pengunjung setiap kali mereka memasuki situs tersebut.
Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Unique_visitor
Page Views
Pageview adalah permintaan untuk membuka satu halaman dari suatu situs internet. Contohnya adalah saat anda membuka halaman home friendster anda. Karena saat halaman home itu dibuka, maka halaman itulah yang muncul dan anda ingin lihat. Maka Itulah disebut sebagai pageview. Pageview dicatat oleh website monitoring application untuk mengetahui arus lalu lintas website. Semakin banyak pageview sebuah website maka pula traffic website semakin ramai.
Sumber: www.webopedia.com/TERM/P/page_view.html – 67k
en.wikipedia.org/wiki/Page_view – 15k –
Hits
Hits adalah permintaan untuk mendownload satu file yang berasal dari web server. Satu permintaan download halaman sama dengan satu hit. Contohnya saat anda mendownload satu webpage itu terdiri dari multiple hits. Saat seorang browser membuka webpage dengan empat grafis itu berarti lima hits. Mengapa? Karena satu hits untuk webpage itu sendiri dan empat hits untuk empat grafis tadi.
Hits bisa juga diartikan saat anda mendownload dokumen HTML, gambar dan objek lain dalam world wide web, server akan mencatat permintaan anda itu sebagai sebuah hits.
Sumber: www.webopedia.com/TERM/P/page_view.html – 67k
Berdasarkan data yang diperoleh dari Alexa.com detik hot menduduki ranking ke 27 di Indonesia. Usersnya 84% dari Indonesia,selebihnya berasal dari Singapura, Malaysia dan Australia. Sedangkan detik finance menduduki peringkat ke 77 di Indonesia dengan users local sebanyak 90.7%. Namun, dilihat dari grafik perbandingan antara deitkhot.com dan detikfinance.com, detikhot.com mengungguli detikfinance.com.
Detik hot sendiri adalah website yang berisi seputar dunia hiburan. Mungkin ini yang menyebabkan jumlah pengunjung web detikhot lebih banyak dari finance. Karena di Indonesia sendiri dunia hiburan apalagi gossip artis sangat digemari berbagai kalangan. Sehingga target audience lebih luas.
Berbanding terbalik dengan detik finance, dimana isi web detik finance adalah informasi mengenai bisnis dan keuangan. Informasi yang disajikan oleh detikfinance.com hanya diakses oleh orang-orang terentu seperti para pelaku ekonomi Indonesia.
Jadi kesimpulannya wajar jika dalam grafik alexa.com detikhot.com menduduki
4. Reportase
Di Indonesia, berbagai layanan provider telepon mulai bersaing dalam memberikan penawaran istimewa untuk menarik pelanggan. Mulai dari harga yang sangat murah, sinyal yang cukup kuat, dan berbagai keistimewaan lainnya yang hanya dimiliki oleh provider tertentu. Bahkan, untuk menaikkan jumlah pelanggan, provider selular membuat iklan yang cukup frontal seperti menantang provider lain atau “siap perang harga”.
Banyaknya pilihan tersebut membuat masyarakat bingung akan provider apa yang akan mereka pilih. Apa saja yang menjadi pertimbangan mereka untuk memilih sebuah provider selular?
“Saya memilih simpati karena sinyalnya sangat kuat walaupun kita pergi ke bergbagai daerah yang terpelosok. Lagi pula saya sudah memakai kartu ini sebelum adanya perang harga dan teman-teman saya sudah tahu nomor ini.” ujar Wiwin saat ditanya alasannya memilih provider simpati.
Berbeda dengan Wiwin, Shelly beranggapan Esia merupakan provider yang paling cocok dengan kebutuhannya. Selain murah, ini juga menguntungkan karena banyak temannya yang memakai Esia.
“Hampir semua teman saya di kampus memakai esia. Setiap orang yang saya temui juga pasti mempunyai esia. Apalagi dengan harga seribu per jam sangat membantu saya untuk berkomunikasi dengan teman kampus tanpa mengeluarkan banyak uang pulsa,”ucapnya.
CDMA Esia memang banyak peminat, namun GSM XL bisa dibilang paling unggul dalam menarik perhatian masyarakat. Selain iklan yang “gencar”, XL menjadi pelopor GSM pertama yang berani membanting harga hingga 0,000000000….1 rupiah. Bagaimana tidak, pelanggan hanya perlu membayar menit pertama dan kedua, untuk selanjutnya selama apapun pelanggan menelepon, tidak dikenakan biaya (untuk semua operator).
“Awalnya saya memakai memakai mentari, tapi lama kelamaan tertarik juga untuk memakai Xl. Terutama karena harganya yang sangat amat murah dan koneksi mentari yang mengecewakan,” kata Diana, seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi UPH 2005.
Tampaknya, harga yang murah menjadi salah satu dasar pelanggan untuk memilih provider. Dengan perang raga yang masih belum berakhir membuat masyarakat menjadi konsumtif dengan mengganti kartu providernya setiap provider lain memberikan harga yang lebih murah. Semua itu diputuskan tanpa memikirkan kualitas pelayanan lainnya. Hal lain adalah batas waktu, nyatanya ketika promosi sudah habis tarif kembali seperti normal.
Sumber: Diana, Wiwin, Shelly (mahasiswa UPH)
KELOMPOK : KRUU (www.kruu.wordpress.com)
contact person : nur_naaa@yahoo.co.id
anggota : Gadis Indah (04120050107)
Fanny Rosali (04120050170)
Nur Karina (04120050149)
Melinda (04120050176)