Kruu

it’s all bout news

Global Warming : Sebuah Kenyataan… Februari 22, 2008

Filed under: feature — kruu @ 2:12 am

img_0266.jpg

Es dan glacier di kutub utara mencair. Seekor beruang kutub kesusahan mencari bongkahan es untuk tempatnya berpijak. Di suatu tempat orang-orang menderita karena banjir bandang yang menelan ratusan jiwa. Namun siapa sangka di tempat terpisah lain orang justru mengalami wabah kekeringan.

Oleh : kruu team

Gambaran tentang fenomena lingkungan diatas diungkap secara gamblang dalam film dokumenter sensasional karya mantan wakil presiden AS, Al-Gore. Isu pemanasan global memang masih banyak diperbincangkan banyak orang. Nampaknya banyak individu yang mulai menyadari kalau bumi ini memang sedang dalam masa-masa kritis.

Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Peningkatan suhu bumi terjadi karena panas dari matahari yang jatuh ke bumi tidak dipantulkan kembali angkasa luar dan malah terperangkap didalam atmosfer bumi. Mengapa bisa terperangkap? Itu karena menumpuknya jumlah gas rumah kaca seperti uap air, karbondioksida (CO2) dan gas metana.

Tapi kenyataannya, manusia adalah penyumbang terbesar gas rumah kaca itu sendiri. Lihat saja bagaimana setiap hari kita menggunakan kendaraan dan berbagai barang elektronik yang menghasilkan CO2. Teknologi tersebut memang memudahkan manusia dalam beraktivitas tapi sepertinya malah menyusahkan bumi yang semakin rusak.

Kendaraan di muka bumi yang bermilyaran jumlahnya pasti menghasilkan berjuta-juta ton CO2 setiap hari. Belum lagi sekarang banyak orang yang dengan seenaknya menebang pohon hingga hutan banyak yang gundul atau membuang limbah ilegal yang mencemari lingkungan.

Dampak pemanasan global juga tidak hanya dirasakan satu atau dua orang saja. Sebagian efeknya seperti badai katrina di Amerika, Tsunami di kawasan Asia, kekeringan di Afrika telah memakan jutaan korban jiwa.

Menurut mahasiswa Teacher College UPH, Samuel, kemajuan teknologi seharusnya menjadi keuntungan untuk kita. tapi tampaknya malah semakin menimbulkan efek negatif bagi bumi. Untuk itu, sebaiknya kita mulai pakai produk ramah lingkungan seperti kertas daur ulang dan stop pemakaian sterofoam.

“Ini tuh seperti bom waktu kalau nggak diatasin keadaan bumi akan semakin parah. sya sih udah mulai dengan hal-hal yang sederhana dulu seperti mengurangi pemakaian AC, ngurangin rokok dan hemat listrik,” ujar Alfons, mahasiswa FISIP UPH 2003.

Berbeda lagi dengan salah satu mahasiswa desain interior UPH, Yunita, ia berkomitmen untuk membangun gedung-gedung berkonsep ramah lingkungan. Bisa jadi ini merupakan sebuah solusi di masa yang akan datang agar bumi terselamatkan dari global warming.

Sepertinya kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh. Beberapa waktu lalu, para tokoh penting dari berbagai belahan dunia juga berkumpul dalam konferensi UNFCCC di Bali. Mereka membahas mengenai pentingnya pencegahan global warming mulai saat ini.

Pada akhirnya ini semua kembali kepada tiap individu sebagai bagian dari warga dunia. Planet bumi hanya satu. Jika tidak dijaga dari sekarang, bagaimana nasib anak cucu kita nanti?

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.